-
#MotivasiRemaja Mau Kemana? Pamit Dulu Dong!

#MotivasiRemaja “Bro, ayo pi massapeda di Car Free Day dehh..” “Weh ada toko buku baru buka, ke sana dehh? Ada diskon” Wah, siapa yang tidak buru-buru berangkat kalau mendapat ajakan seperti itu? Terlebih, jika yang mengajak adalah sahabat. Eits…! Jangan buru-buru pergi. Apa kita sudah pamit pada orang tua? “Ah, pace maceku, kan, di kantor ji. Untuk…
-
Jangan Keburu Menyerah, Kamu Tak Pernah Tahu Apa Yang Ada Satu Langkah Di Depan

“Aduh, percuma na ji usahaku. selalu ja kalah, kalah, dan kalah! Sepertinya, mau ma menyerah deh… Mungkin ini memang bukan rezekiku.” Pernah berpikir seperti itu? Wah, pertama-tama telusuri dulu, apakah kita memang sudah melakukan YANG TERBAIK? Lalu, apakah kita benar-benar menghayati apa yang kita lakukan? Segala hal yang dilakukan dengan penuh penghayatan akan membawa hasil…
-
Jangan Meminta Terus Kepada Orang Tuamu, Apa Yang Kamu Inginkan Belum Tentu Kamu Butuhkan

Kita mungkin sering menggebu-gebu jika menginginkan sesuatu. Misalnya, saat menginginkan sepatu futsal mahal, gitar elektrik, atau smartphone canggih. Apa reaksimu jika orang tuamu menolak membelikannya? Ngomel? Cemberut? Mogok makan? Hihihi, tidak perlu begitu, dong. Orang tuamu tentu lebih tahu apa kebutuhanmu. Itu sebabnya, mereka memilah mana benda yang benar-benar kamu butuhkan dan mana benda yang…
-
Selalu Ada Alasan Baik Di Balik Larangan

“Ballisikku! Begini ndak boleh, begitu ndak boleh!” Kesal, ya, saat minta dibelikan motor, tetapi tidak dituruti. Hihihi, usiamu berapa? Kalau masih dibawah 17 tahun, artinya kamu belum siap naik motor dan belum bisa memiliki SIM. “Tapi, tubuhku tinggi, kakiku sudah bisa menjejak tanah.” Mungkin begitu pikiran kamu. Baiklah, tapi bagaimana jika kamu dicegat polisi dan ditilang karena…
-
Mifta Farid: Belajar Dari Orang-Orang Terbaik

Mifta Farid Sah Putra lahir di Tanrutedong, Sidrap, Sulawesi Selatan. Tanggal 26 Maret 1990. Mifta sapaan akrabnya hidup dan tinggal di Desa Salomallori, Desa yang tidak akan ditemukan di dalam peta. Desa yang cukup kecil dengan rata-rata pekerjaan penduduknya adalah penggarap sawah, termasuk ayahnya. Ia memiliki pemikiran dan tekad untuk terus belajar kemudian membawanya untuk…