Nurdin Abdullah, Bintang Terang Dari Timur

Nurdin Abdullah lahir di Kota Pare-Pare, Sulawesi Selatan pada tanggal 7 Februari 1963. Riwayat pendidikannya dimulai dari SD Negeri Teladan Pongtiku pada 1975, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 4 Pare-Pare pada 1978, lalu di SMA Negeri 5 Makassar yang diselesaikan pada 1981. Setamat SMA ia melanjutkan ke Perguruan Tinggi di Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Hasanuddin (UNHAS), Makassar pada 1986.

Nurdin Abdullah, Bupati Bantaeng. Foto: JawaPos

Nurdin Abdullah, Bupati Bantaeng. Foto: JawaPos

Nurdin Abdullah menikahi Ir. Hj. Liestiaty F. Nurdin, M. Fish setelah mengenalnya di UNHAS. Lies tidak lain merupakan putri Rektor UNHAS. Menikahi putri dari seorang Rektor menyisakan kenangan tersendiri bagi Nurdin yang berasal dari keluarga biasa-biasa saja. Pasca menikah, ia bersama istri harus tinggal di pondok mertua indah yang merupakan rumah Dinas Rektor. Tinggal bersama mertua membuat Nurdin terkadang merasa tidak enak.

Foto Keluarga Nurdin Abdullah. Foto: Kompas

Foto Keluarga Nurdin Abdullah. Foto: Kompas

Pernah suatu kali ketika istrinya sakit, tanpa sepengetahuannya langsung dibawa ke rumah sakit dan dirawat. Padahal ketika itu Nurdin mengaku tak punya uang sepeser pun. Tak mau terus-menerus merepotkan mertua, Nurdin pun pindah ke rumah temannya yang tak terpakai di daerah Panakukang, Makassar. Ia tidak mengontrak, tetapi rumah itu juga bukan miliknya. Ia hanya dititipi, hitung-hitung merawat rumah yang apabila dibiarkan kosong akan cepat rusak. Saat pindah, Nurdin sempat mengaku kepada mertua telah mempunyai rumah. Maksudnya agar sang mertua tak mencegahnya. Kerja kerasnya terbayar beberapa tahun kemudian. Kini, Nurdin dan Istrinya dikarunia tiga orang anak: Putri Fatima Nurdin, M. Syamsul Reza Nurdin, dan M. Fathul Fauzi Nurdin.

Nurdin adalah seorang akademisi tulen. Ia mengabdi di almamaternya sebagai dosen di Fakultas Kehutanan UNHAS. Tidak cukup mengenyam pendidikan jenjang S-1. Nurdin melanjutkannya ke jenjang yang lebih tinggi dengan mengambil Program Master of Agriculture di Universitas Kyushu, Jepang pada 1991. Tiga tahun kemudian, ia mengambil Program Doktor of Agriculture di Universitas yang sama. Pada bidang sosial, ia merupakan salah seorang dari Dewan Penyantun Politeknik Negeri Makassar.

Leadership-Enterpreneurship

Kepemimpinan Nurdin Abdullah di Kabupaten Bantaeng boleh jadi berbeda dengan kepemimpinan yang dipraktekkan oleh para kepala daerah pada umumnya di Indonesia. Dengan latar belakang sebagai seorang akademisi tulen juga pengusaha sukses, Nurdin menerapkan prinsip-prinsip kepemimpinan konvensional (leadership) yang dipadu dengan etos kerja kewirausahaan (entrepreneurship). Penggabungan kedua prinsip ini mengantarkannya menjadi seorang pemimpin yang sukses.

Nurdin Abdullah. Foto: BonePos

Nurdin Abdullah. Foto: BonePos

“Sikap Profesional dan Pengabdian kepada rakyat”

Riwayat Pekerjaan:

  • Dosen Fakultas Kehutanan , Universitas Hasanuddin,
  • Presiden Direktur , PT. Maruki Internasional Indonesia,
  • President Director, Global Seafood Japan,
  • Bupati Bantaeng, Periode 2008 – 2012
  • Bupati Bantaeng, Periode 2012 – Sekarang

Riwayat Organisasi:

  • Ketua Persatuan Alumni dari Jepang – Sulawesi Selatan
  • Ketua Umum Masyarakat Perhutanan Indonesia Reformasi Sulawesi Selatan
  • Ketua Umum Persatuan Sarjana Kehutanan Sulawesi Selatan
  • Ketua Yayasan Maruki Makassar
  • Ketua Badan Majelis Jami’ah Yayasan Perguruan Islam Athirah Bukit  Baruga
  • Ketua Komite SMPN 11 Makassar
  • Ketua Komite SDN Kapasa Makassar
  • Ketua SD Inpres Kapasa Makassar
  • Ketua Umum KONI Kabupaten Bantaeng
  • Badan Penasehat PGRI Kabupaten Bantaeng
  • Wakil Ketua APKASI, 2010 – Sekarang
  • Koordinator Wilayah APKASI Propinsi Sulawesi Selatan, 2010 – Sekarang

Penghargaan Yang Diraih:

  • Piagam Penghargaan dari Presiden RI Bidang Pertanian, Januari 2009
  • Medali/Piagam Penghargaan dari Gubernur Sulawesi Selatan atas Kepeduliaan terhadap Wajib Belajar 12 Tahun, Maret 2009
  • Sertifikat Adipura dari Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Juni 2009
  • Piagam Penghargaan Agro Inovasi 2009, Kategori Agro Inovasi Peningkatan Adopsi Teknologi, Agustus 2009
  • Piagam Penghargaan Perpamsi Award dari Dewan Pengurus Pusat PERPAMSI,2009
  • Piagam dan Medali dari Kejaksaan Agung RI terhadap Kepeduliaan Pengelolaan dan Pengembangan Kantin Kejujuran di Kabupaten Bantaeng, 2010
  • Peniti Emas dari KTNA Propinsi Sulawesi Selatan Terhadap Pengembangan Produksi Hasil Pertanian, 2010
  • Anugerah Piala Adipura Kategori Kota Kecil Tahun 2010
  • Penghargaan sebagai Warga Kehormatan Batalyon Infanteri 726 / Tamalatea Tahun 2010
  • Piagam / Sertifikat sebagai Pemateri Talkshow Pendidikan se Sulawesi Selatan oleh Isradi Community dan Radar Bulukumba, Tahun 2010
  • Piagam Penghargaan dari Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah Propinsi Sulawesi Selatan  atas Peran dan Dukungannya Mengembangkan Minat Baca serta Merintis TBM Sayang Buku Ibu Suka Membaca di Kabupaten Bantaeng, Tahun 2010
  • Anugerah KOPEL AWARD dari KOPEL SULAWESI di Makassar, Tahun 2010
  • Piagam Penghargaan dari Gubernur Sulawesi Selatan atas Partisipasinya pada Kegiatan  Kerja Bakti dan Penanaman Pohon Serentak se Propinsi Sulawesi Selatan pada tanggal 22 Maret 2010

Nah, Sobat BeMaks, itulah tadi biografi singkat dari Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah. Semoga setelah membaca biografinya Sobat BeMaks makin lebih tahu dan kenal Sosok Inspirasi Bintang Terang Dari Timur ini dan Juga pemimpin yang baik untuk dijadikan sebagai panutan serta menginspirasi kita semua.

Yuk share Kisah inspiratif ini ke teman-temanmu, Semoga bermanfaat Sobat BeMaks.