500 Gay Terbakar Saat Pesta Pelangi Di Taiwan.

Kebakaran Terjadi di tengah-tengah Pesta Pelangi di Formosa Water Park New Taipei City (27/06/2015).

Pesta Pelangi merupakan salah satu pesta yang diselenggarakan oleh kaum Gay. Pesta yang berujung derita tersebut terjadi di di New Taipey City, Taiwan.

Api mulai menyebar ke kerumunan penonton di taman air Taiwan, melukai lebih dari 500 orang.

Pihak berwenang menduga akibat terjadinya ledakan tersebut adalah bubuk yang digunakan untuk menciptakan efek warna warni sebagai “simbol” Pesta Pelangi. Bubuk tersebut memicu api di dekat panggung sekitar 1.000 penonton, kata Wang Wei-sheng, pegawai pusat komando pemadam kebakaran New Taipei City.

Perayaaan “A gay pride youth party in Taiwan” ini menyusul pengesahan pernikahan sesama jenis yang dilakukan oleh Mahkamah Agung Amerika Serikat Jum’at (26/6/2015) lalu, peraturan tersebut melegalakan seluruh negara bagian di negera Amerika untuk melakukan pernikahan sesama jenis.

Wang mengatakan 83 orang mengalami luka serius dan 131 lainnya mengalami luka ringan.

Berikut cuplikan kejadian naas tersebut :

Komentar BeMaks >> Azab Allah SWT memang pedih. Jangan bermain-main dengan hukum Allah. Sungguh orang yang mendukung “LGBT” adalah orang yang dalam kesesatan yang nyata. Mereka mengalami kemunduran moral dengan mengembalikan kezaliman yang terjadi pada zaman Nabi Luth, dengan jahiliahnya negeri Sodom. Janganlah kita tertipu daya oleh Kaum Yahudi Zionis.  Perusahaan-perusahaan besar Seperti Apple, Facebook, Android, AT&T, Vimeo, Tumblr, Uber, Twitter bisa saja mendukung “LGBT” tapi apakah Mark Zuckerberg menceraikan istrinya lalu menjadi gay? Tidak kan? Sungguh ini adalah ajaran sesat. Oleh karena itu kita sebagai muslim wajib untuk saling mengingatkan bahwa Allah SWT telah melarang aktivitas homoseksual. Tetaplah menyebarkan artikel-artikel dakwah yang kamu dapatkan dari sosial media. Keep Retweet & Share.

sumber

 

The following two tabs change content below.
Graphic Designer | Living in His Reality and Dreams

Latest posts by Sam winaldi Junaib (see all)